Profiling Wisata Kalimantan Selatan 2025
Dokumen Analisis · Kajian IPRO Geopark Meratus

Profiling Pariwisata
Kalimantan Selatan

Peta ekonomi sektor pariwisata, destinasi unggulan, infrastruktur, dan kontribusi terhadap PDRB — basis analisis CBA Geopark Meratus 2026

19 Jt
Wisatawan 2025
+63%
Growth 2025 (UNESCO effect)
Rp 286,8 T
PDRB Kalsel 2024
5,05%
Pertumbuhan ekonomi 2024
Rp 32 T+
Realisasi investasi 2025
01 — Ekonomi Makro
Struktur PDRB Kalimantan Selatan 2024
PDRB Kalsel 2024 mencapai Rp 286,82 triliun (harga berlaku), tumbuh 5,05% YoY. Ekonomi masih sangat bertumpu pada sektor ekstraktif — inilah tantangan diversifikasi ke pariwisata.
Pertambangan & Penggalian
30,15%
30,15%
Industri Pengolahan
11,70%
11,70%
Pertanian, Kehutanan & Perikanan
9,90%
9,90%
Perdagangan Besar & Eceran
9,75%
9,75%
Konstruksi
7,50%
~7,50%
Akomodasi & Makan Minum (sektor pariwisata)
2,2%*
~2,2%
Jasa Lainnya (incl. pariwisata)
1,3%*
~1,3%

* Estimasi proporsi dari total PDRB Rp 286,82 T. Akomodasi & Makan Minum: pertumbuhan tertinggi 9,35% di Q4 2024 (BPS). Jasa Lainnya ADHK 2024: Rp 1.891,78 miliar (tumbuh 7,41%).

Kontribusi Sektor Pariwisata ke PDRB
9,35%
Pertumbuhan Akomodasi & Makan Minum Q4 2024 — tertinggi dari semua lapangan usaha
Growth Tertinggi 2024
Rp 3,7 T
PDRB Jasa Lainnya Kalsel (ADHB) — mencakup kegiatan wisata, olahraga, hiburan, jasa perorangan
+7,41% YoY 2024
Rp 32 T+
Realisasi investasi Kalsel 2025 — naik dari Rp 24 T di 2024. Pariwisata mulai masuk radar investor
+33% vs 2024
63 hotel
Hotel berbintang di Kalsel 2025 — 5.643 kamar. Naik dari 57 hotel pada 2022. Tumbuh stabil.
+10,5% vs 2022
56,4%
Rata-rata occupancy rate hotel berbintang 2024 — tinggi, menandakan demand melebihi supply
Demand > Supply

📌 Posisi Pariwisata dalam Ekonomi Kalsel

Pariwisata saat ini baru menyumbang ~3,5% dari total PDRB Kalsel secara langsung (akomodasi + jasa lainnya), jauh di bawah tambang yang dominan 30%. Namun akomodasi & makan minum adalah sektor dengan pertumbuhan tertinggi di 2024 (9,35%) — sinyal kuat bahwa pariwisata sedang dalam fase lepas landas, terutama pasca-UNESCO Geopark Meratus April 2025.

02 — Tren Kunjungan Wisatawan
Volume & Pertumbuhan Wisatawan Kalsel
Data BPS menunjukkan lonjakan signifikan kunjungan wisatawan ke Kalsel, terutama pada 2023–2025.
4,1 Jt
2020 (pandemi)
5,3 Jt
2022
11,9 Jt
2023 (+48%)
11,9 Jt+
2024 (Nov, +48%)
19 Jt
2025 (+63% UNESCO effect)
Tahun Wisatawan Domestik (Destinasi Kalsel) Growth YoY Avg Occ. Rate Hotel Bintang LoS Wisnus (hari) LoS Wisman (hari) Catatan
20199.509.66749,96%1,512,78Pra-pandemi
20204.133.592-56,5%38,12%1,644,26Pandemi COVID-19
20214.282.529+3,6%41,49%1,462,40Pemulihan awal
20225.310.737+24,0%50,19%1,571,76Normalisasi pasca-pandemi
20237.869.846+48,2%54,69%1,542,47Akselerasi pasca-pandemi
202411.668.618+48,3%56,39%1,373,39Pre-UNESCO — growth konsisten
202519.017.247+63,0%52,90%1,422,02Post-UNESCO April 2025

⚠ Catatan metodologis: Data kunjungan BPS 2025 (19 juta) adalah total wisatawan ke seluruh Kalsel — tidak seluruhnya mengunjungi geosite Geopark Meratus. Estimasi geopark share memerlukan survei lapangan. Asumsi konservatif 3% → 570.517 pengunjung geopark/tahun.

03 — Peta Destinasi
Destinasi Wisata Unggulan Kalimantan Selatan
Kalsel memiliki keragaman atraksi wisata yang luar biasa — alam, budaya, geologi, kuliner, dan religi. Berikut destinasi utama yang paling dikenal dan menjadi generator kunjungan wisatawan.
IKONIK Budaya / Tradisi
Pasar Terapung Lok Baintan
📍 Desa Sungai Pinang, Kab. Banjar
Pasar di atas perahu (jukung) sejak fajar — transaksi hasil pertanian dan perkebunan. Masuk Lonely Planet & dikenal secara internasional. Geosite Rute Barat Geopark Meratus.
Subuh–09.00 WITA Gratis masuk UNESCO Geosite
IKONIK Wisata Alam
Bamboo Rafting Loksado
📍 Desa Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan
Arung jeram menggunakan rakit bambu di Sungai Amandit — awalnya alat transportasi Dayak Meratus. Sudah terkenal hingga mancanegara. Geosite Rute Utara Geopark Meratus.
±2 jam perjalanan Paket 3H2M tersedia Mancanegara demand
IKONIK Wisata Alam / Air
Waduk Riam Kanan
📍 Kab. Banjar
Disebut "Raja Ampat-nya Kalimantan" — gugusan pulau kecil di danau buatan. Island hopping, pemancingan, glamping terapung. Bukit Matang Kaladan sebagai viewpoint utama.
3.645 ha kawasan Pemandangan panoramik UNESCO Geosite
Geologi / Sejarah
Pendulangan Intan Cempaka
📍 Desa Pumpung, Kec. Cempaka, Banjarbaru
Satu-satunya pendulangan intan tradisional aktif di dunia menggunakan linggangan (alat berbentuk kerucut kayu). Batuan ofiolit 200–150 juta tahun. Geo-experience premium.
Unik sedunia Geo-experience Potensi premium
Ekowisata / Konservasi
Konservasi Bekantan Pulau Curiak
📍 Kec. Anjir Muara, Kab. Barito Kuala
Suaka bekantan (Nasalis larvatus) — primata ikonik Kalimantan berhidung panjang. Dikelola Yayasan SBI (Sahabat Bekantan Indonesia). Pusat riset dan edukasi ekowisata.
±6.589 m² kawasan Spesies endemik Eco-tourism
Geowisata / Wellness
Mata Air Panas Tanuhi
📍 Rute Utara, Kab. Hulu Sungai Selatan
Sumber air panas geotermal alami — sudah dikembangkan dengan kolam rendam, camping ground, dan resort. Salah satu geosite paling siap secara infrastruktur di Meratus.
±7.000 m² kawasan Sudah berkembang Geological Site
Ekraf / Budaya
Kampung Sasirangan Banjarmasin
📍 Banjarmasin
Pusat produksi kain Sasirangan — tekstil tradisional khas Banjar sejak 1335 M. Proses pewarnaan alami yang unik. Premium souvenir dengan potensi fashion global.
Rp 100 rb–2 jt/produk Warisan 700 tahun Produk ekspor potensial
Budaya / Adat
Kampung Dayak Meratus (Desa Belangian)
📍 Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Komunitas adat Dayak Meratus — rumah tradisional balai, upacara adat aru & baayun anak. Cultural immersion yang autentik dan diminati wisatawan mancanegara pecinta budaya lokal.
Cultural immersion CBT potensial Wisman demand tinggi
Sejarah / Edukasi
Museum Lambung Mangkurat
📍 Banjarbaru
Museum terbesar di Kalsel — ~12.000 koleksi: geologi, biologi, arkeologi, keramologi, dan budaya Banjar. Arsitektur khas atap lonjong Banjar. Geosite edukatif Rute Selatan.
12.000 koleksi ±1,8 ha kawasan Edu-tourism
Kuliner / Tradisi
Kuliner Khas Banjar
📍 Banjarmasin, Banjarbaru, Kandangan
Soto Banjar, Ketupat Kandangan, Gangan, Masak Habang, Dodol Kandangan, Wajik. Omzet restoran Kalsel mencapai Rp 563 miliar (2022). Komponen spending wisatawan terbesar ke-3.
Rp 563 M omzet resto 2022 Halal destination High repeat visit
Alam / Edukasi
Hutan Hujan Tropis Kahung
📍 Kabupaten Banjar
Hutan hujan tropis habitat orangutan dan berbagai spesies endemik. Trek alam, pengamatan satwa liar, program edukasi biodiversitas. Geosite Rute Selatan Geopark Meratus.
Biodiversitas tinggi Orangutan habitat Eco-education
Religi / Budaya
Masjid Raya Sabilal Muhtadin
📍 Banjarmasin
Ikon kota Banjarmasin — masjid terbesar di Kalimantan dengan arsitektur megah. Kalsel dikenal sebagai "Serambi Mekkah" Indonesia. Destinasi wisata religi utama kawasan.
Wisata religi Ikon Kota Sungai Wisnus dominan
04 — Infrastruktur Pariwisata
Profil Infrastruktur Pendukung Wisata
Data BPS 2025 menunjukkan peningkatan signifikan infrastruktur akomodasi, meski masih jauh dari kebutuhan untuk mendukung lonjakan kunjungan pasca-UNESCO.
Indikator Infrastruktur 20182020202220242025Tren
Total akomodasi (hotel + penginapan)418478491503612+47% vs 2018
Hotel berbintang5261576263Stabil tumbuh
Total kamar (semua akomodasi)10.25011.56211.51012.49215.171+48% vs 2018
Kamar hotel berbintang4.0754.7834.6095.0575.643+38% vs 2018
Total tempat tidur15.57317.06216.73317.65020.670+33% vs 2018
Avg occupancy rate hotel bintang (%)56,69%38,12%50,19%56,39%52,90%Recovery kuat
LoS wisatawan nusantara (hari)1,721,641,571,371,42Perlu ditingkatkan
LoS wisatawan mancanegara (hari)2,964,261,763,392,02Fluktuatif
1,42 hr
LoS wisnus 2025 — target geopark 2,5 hari
56,4%
Occ. rate 2024 — demand > supply kamar
~9.527
Kamar non-bintang 2025 — standar perlu ditingkatkan
Rp 563 M
Omzet restoran Kalsel 2022 — tumbuh konsisten

🏨 Gap Akomodasi: Peluang Investasi Terbesar

Dengan 19 juta wisatawan di 2025 namun hanya 15.171 kamar total, Kalsel mengalami tekanan akomodasi yang nyata — ditunjukkan oleh occupancy rate 56% yang sudah tinggi. Untuk mendukung 570.000 pengunjung geopark/tahun dengan lama tinggal target 2,5 malam, dibutuhkan tambahan ~4.000–5.000 kamar baru di sekitar kawasan Geopark Meratus. Ini adalah peluang investasi dengan ROI terukur.

05 — Segmen Pasar
Profil & Segmen Wisatawan
Berdasarkan data BPS dan benchmark paket wisata aktual Geopark Meratus yang sudah ada di pasar.
Wisnus
Dominan 95%+ dari total kunjungan. Asal: Jawa, Kalimantan, Sulawesi. Spending: Rp 3,6 juta/kunjungan (benchmark Toba). Actual Meratus: Rp 2,7–3,5 juta (paket + extra).
Wisman
~5% saat ini, potensi 10–15% pasca-UNESCO. LoS lebih panjang (3,39 hari 2024). Spending 2× wisnus. Asal: Malaysia, Singapura, Belanda, Jerman (Toba benchmark).
Peak Season
Oktober–Desember (occ. rate >60%). Dipicu event budaya dan akhir tahun. Februari–Maret paling sepi. Strategi event CoE Geopark perlu ditempatkan di peak period.
Paket Aktual
Rp 2.650.000–2.770.000 per orang untuk paket 3H2M (4 rute Geopark Meratus). Sudah ada di pasar — demand terbukti. Rata-rata Rp 2.696.250.
SegmenProporsiSpending/KunjunganLoS Rata-rataMotivasi UtamaDestinasi Favorit
Wisnus keluarga~45%Rp 2–3,5 jt1,5–2 hariRekreasi & kulinerPasar Terapung, Riam Kanan, Tanuhi
Wisnus milenial / solo~25%Rp 1,5–3 jt2–3 hariAdventure & konten media sosialBamboo Rafting, Matang Kaladan
Wisnus bisnis / MICE~15%Rp 3–6 jt1,5–2 hariMeeting & incentive tripHotel bintang Banjarmasin & Banjarbaru
Wisatawan religi~10%Rp 1–2,5 jt1–2 hariZiarah & wisata halalMasjid, makam keramat, pesantren
Wisman nature & culture~5%USD 400–700+3–5 hariEkowisata & budaya autentikLoksado, Bekantan, Dayak Meratus
06 — Kontribusi & Proyeksi
Kontribusi Pariwisata & Posisi Geopark Meratus
~3,5%
Kontribusi langsung pariwisata ke PDRB Kalsel 2024 (akomodasi + jasa lainnya). Potensi naik ke 8–10% dalam 5 tahun jika investasi geopark terealisasi.
9,35%
Pertumbuhan sektor akomodasi & makan minum Q4 2024 — tertinggi dari semua sektor. Sinyal structural shift dari tambang ke jasa.
54%
Proporsi estimasi benefit Geopark Meratus (base case Rp 2.000 M) terhadap PDRB Jasa Lainnya Kalsel Rp 3.700 M — signifikan dan defensible.
+63%
Growth kunjungan 2025 — efek status UNESCO Geopark Meratus yang diakui April 2025. Terbukti nyata dalam data BPS. Argumen kuat untuk investor.

🎯 Kesimpulan: Momentum Strategis yang Tidak Boleh Dilewatkan

Kalimantan Selatan sedang berada di titik infleksi ekonomi: (1) sektor tambang mulai menekan pertumbuhan, (2) pariwisata adalah satu-satunya sektor dengan pertumbuhan >9% di 2024, (3) status UNESCO Geopark Meratus April 2025 terbukti memicu lonjakan kunjungan 63%, dan (4) infrastruktur akomodasi masih sangat kurang (15.000 kamar untuk 19 juta wisatawan). Kajian IPRO ini hadir tepat di saat investasi pariwisata Kalsel paling dibutuhkan — dan paling menguntungkan secara finansial.

Sumber data: BPS Kalimantan Selatan (Perkembangan Pariwisata, PDRB Lapangan Usaha, Pertumbuhan Ekonomi Q4 2024) · Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel (Data Kunjungan 2024) · DPMPTSP Kalsel (Realisasi Investasi 2025) · Katadata/Databoks (PDRB Jasa Lainnya 2024) · Screenshot harga paket wisata aktual (Geopark Meratus 3H2M, 4 rute) · IPRO Sigulatti Toba BKPM 2025 (benchmark spending wisatawan)